Jalan Dilewati Proyek Rusak, Warga Minta Kontraktor Bertanggung Jawab

Kabupaten Bima, KabaroposisiNTB.Com---Kerusakan jalan usaha tani di Mangge Kanda yang di lalui alat berat (Exsavator ) yang mengeruk tanah uruk untuk lapangan umum Wawo, tanpa gunakan alas treknya pada saat lewat sehingga aspal di jalan tani rusak dikerjakan CV OQKI PUTRA, menuai sorotan warga. 


Alhasil, Kerusakan Jalan Mengge Kanda  Di Desa Maria, Kecamatan Wawo, Kebupaten Bima,  NTB Nusa Tenggara Barat dikeluhkan beberapa warga bahkan Muspika, DPRD setempat juga ikut bicara. 


Abidin salah satu masyarakat Desa Maria menjelaskan kami sangat sayangkan atas kerusakan jalan usaha tani di Mangge Kanda yang di lalui alat berat Exsavator yang mengeruk tanah uruk untuk lapangan umum Wawo, tanpa gunakan alas treknya pada saat lewat sehingga aspal rusak, " Jelasnya. 


Lanjutnya Menyampaikan," padahal Mereka Contraktor sudah tau itu aspal lapen baru di kerjakan beberapa bulan lalu pasti masih lembek dan belum benar benar kering apabila alat berat laluin,pasti rusak," ujarnya. 


Bedo sapaat akrabnya mengharapkan, Kepada Pemerintah Kecamatan Wawo, Pemerintah Desa Maria,Wabil Khusus Pemerintah Kabupaten Bima agar keluh kesah kami sebagai masyarakat harus di dengar atau di atensi khusus jangan sampai hanya terima saja," harapnya. 


"Jalan usaha tani sangat aktif untuk petani dan pada saat musim panen jagung maupun padi kami tetap gunakan jalan ini," tambahnya. 


Dikatakannya, Kalau jalan ini tidak diperbaiki atau aspal ulang, kami siap turun aksi atau hadang alat berat yang lagi kerjakan ratakan tanah di lapangan umum Wawo," Ancamnya. 


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD kabupaten Bima Yasin S.Pdi dihubungi, Ia sudah koordinasi dengan pihak kontraktor terkait kerusakan jalan itu, Alhamdulillah pihak Contraktornya akan bertanggung jawab terhadap jalan yang rusak yang di lalui oleh alat berat Exsavator," jelasnya. 


"Semoga selesai mereka kerjakan Proyek di lapangan langsung di perbaikan jalan yang rusak kasian masyarakat yang lewat, kalau lama lama di biarkan aspal itu semakin rusak akibat musim hujan," cetusnya. 


Camat Wawo Syarifuddin Basyar  S,Sos Me," Saya begitu  di telpon oleh salah satu masyarakat melaporkan bahwa jalan menuju kuburan sangat parah rusak akibat di lewatin alat berat Exsavator, begitu saya sampai di lokasi memang kerusakan nya sangat parah untung saya cepat stop kan alat yang kerja dan mobil damtrek sekitar 5 unit saya suruh pulangkan kalau tidak jalan ini sangat parah rusak nya, " ujarnya


Lanjut camat  padahal Aspal baru 3 atau 4 bulan di kerjakan itupun aspirasi dewan, kami tunggu sudah 3 tahun lalu  aspal jalan karna itu jalan menuju ke kuburan rade woha sangat di pelihara sebenarnya," terangnya. 


Harapan saya kepada pihak Contraktor agar memperbaiki secepatnya  jalan itu, karena saya selalu di tuntut oleh masyarakat akibat rusaknya jalan usaha tani.


Saya meminta kepada pihak Contraktor agar kita sama sama cek kelapangan, melihat kerusakan jalan  karna ini benar benar saya di tuntut oleh masyarakat untuk perbaiki secepatnya," tuturnya. 

Camat juga Menjelaskan,"  saya tidak pernah tau menau masalah proyek ini jangan sampai asumsi masyarakat ada konspirasi antara saya dengan pihak Contraktor, malah saya menjadi pahlawan usir keluarkan alat dari lokasi tersebut. 

"Kalau saya tidak stop kan alat berat dan damtrek yang lalu lalang mau jadi apa jalan itu pasti rusak nya semakin parah apalagi itu aspal lapen pasti kualitas nya tidak memungkinkan," tutupnya.


Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana belum bisa dikonfirmasi.(RED) 

No comments

Powered by Blogger.