Desember Berakhir, Bantuan Masjid Tonda Dipertanyakan






Foto: Mesjid Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, BIMA-NTB.
BIMA,Kabaroposisi--Sebelumnya Pasca Safari Ramadhan dan Kunjungan kerja Bupati Bima di Desa Tonda beberapa bulan lalu meminta proposal kepada pengurus. Hingga Desember ini Bantuan tersebut belum Cair, ujar Pemuda Raihan Nan Alif, Pada Jum'at (6/12/2019).

Semakin terlihat Bupati Bima hanya mencintai timses khususnya, tak memikirkan kepentingan rakyat Desa Tonda bahkan janjinya pribadi saat Laksanakan Kegiatan Safari Ramadhan yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Madapangga 2019 ini mesjid Al-Ikhlas Desa Tonda dapat bantuan Daerah sebanyak 200 juta.

Pernah diungkap oleh ketua pengurus melalui salah satu media akan hal itu. Akan tetapi itu juga menjadi polimik bahkan ketua Mesjid Al-Ikhlas Tonda ditantang diminta buat proposal baru bisa dicairkan. 
Hal yang sama diungkap Sukirman salah satu mahasiswa yang kuliah salah satu kampus Mataram mengungkapkan hal yang sama. " sebagai pemimpin omongan harus mampu direalisasikan bukan hanya di sebutkan saja, apalagi itu diumumkan lewat pengumuman resmi", kan lucu herannya.

Mungkin juga dengan janji Dam Diwu Monggo juga akan direalisasikan pada 2020 ini akan gagal. Pasalnya, mesjid saja hingga hari ini belum terealisasi, jadi gambarannya bahwa desa Tonda bupati hanya butuh kepentingan pejabat saja atau Timses saja tidak butuh rakyat," tandas Sukirman.

Lain halnya dengan Syamsulrizal Al Hafiz, kata dia  dari dulu sampai sekarang desa Tonda begitu- begitu aja. Kita sesalkan sekarang hanyalah keadaan lahan-lahan kita yang ada di So Soja itu aja dimana dulunya lahan-lahan disitu berair tapi sekarang tidak.

Herannya kenapa  Pemerintah Desa dan pihak- pihak setempat tidak mau melihat akan semua itu, apalagi yang kita sesalkan sama ibu Bupati Bima yang sudah berjanji akan membuat bendungan Dam Diwu Monggo, itu semua jangan dulu di percaya kalau belum jelas pasti adanya," tuturnya.(koo1)

No comments

Powered by Blogger.